Imam Tarawih Boleh Baca Mushaf Al-Qur’an

Donasi Wakaf

Bismillah…

Pandemi corona menyebabkan kita beruzur melaksanakan tarawih di rumah. Hal ini menunut anda para kepala keluarga atau anak laki-laki mengimami sholat tarawih keluarga di rumah. Hafalan Quran yang pas-pasan, mungkin momen ini sedikit banyak membuat jantung berdegup lebih kencang.

Tenang teman-teman, ada kabar gembira buat anda para imam tarawih di rumah. Bahwa ternyata boleh lho mengimami tarawih dengan membaca mushaf Al-Quran.

“Alhamdulillah ya Allaah…”

Geming seorang pembaca tulisan ini, seraya tersenyum optimis di hadapan handphone atau gadget-nya.

“Ngimami tarawih besuk malam, musti lebih semangat nih, hehe…” Lanjut petuah hatinya penuh optimis.

Alhamdulillah bila anda bahagia. Semoga tulisan ini menjadi amal sholih yang diterima di sisi Allah sebagai ilmu yang manfaat yang diajarkan, serta pahala membuat saudara sesama muslim bahagia.

Namun ada sedikit catatan penting tentang bolehnya membaca mushaf saat sholat :

  1. Hanya boleh dalam sholat sunah, makruh saat sholat wajib.
  2. Hanya boleh bagi mereka yang sedikit hafalan Qurannya, makruh bagi mereka yang banyak hafalan Qurannya.
  3. Siapkan ayat atau surat yang akan dibaca saat sholat, sebelum memulai sholat. Untuk menghindari banyaknya gerak saat sholat.
  4. Jika anda membaca melalui handphone atau gadget, pastikan perangkat anda sudah dalam mode pesawat (airplane mode). Agar tidak terganggu oleh notifikasi di perangkat anda, yang akan merusak kekhusy’an.
  5. Ini hanya berlaku untuk Imam atau yang sholat sendirian, bukan untuk makmum. Bagi makmum tidak perlu menyimak dengan membaca mushaf.

Kemudian berikut kami nukilkan untuk penjelasan ulama tentang hukum membaca mushaf saat sholat :

Imam Ibnu Qudamah rahimahullah dalam kitab Al-Mughni menjelaskan,

قال أحمد : لا بأس أن يصلي بالناس القيام وهو ينظر في المصحف . قيل له : في الفريضة ؟ قال : لا , لم أسمع فيه شيئا . وقال القاضي : يكره في الفرض , ولا بأس به في التطوع إذا لم يحفظ , فإن كان حافظا كره أيضا . قال : وقد سئل أحمد عن الإمامة في المصحف في رمضان ؟ فقال : إذا اضطر إلى ذلك . . . وحُكِيَ عن ابن حامد أن النفل والفرض في الجواز سواء . .

Imam Ahmad berkata, “Tidak mengapa mengimami sholat dengan membaca mushaf.”

Ada yang menanyakan kepada beliau, “Bagaimana bila mengimami sholat wajib?”

“Tidak boleh, saya belum pernah mendengar satupun riwayat yang membolehkannya.” Jawab Imam Ahmad.

Al-Qodhi Abu Ya’la juga menerangkan, ”Makruh melakukan ini di sholat wajib. Tidak mengapa dilakukan di sholat sunah. Namun jika hafal quran, makruh juga membaca mushaf saat sholat sunah.”

Beliau melanjutkan, ”Imam Ahmad pernah ditanya tentang hukum Imam sholat tarawih/qiyamul lail saat Ramadhan membaca mushaf? Beliau menjawab, “Tidak mengapa jika memang mendesak… “

Dinukil dari Ibnu Hamid, bahwa hukum membaca mushaf saat sholat wajib dan sholat sunah, sama bolehnya…” (Lihat : Al-Mughni 1/335)

Dalil yang mendasari bolehnya membaca mushaf saat memgimami sholat sunah adalah,

أن عائشة كان يؤمها غلامها ذكوان في المصحف

“Bahwa ibunda Aisyah, pernah diimami sholat oleh budak beliau yang namanya Dzakwan, sambil membaca mushaf.” (HR. Bukhori)

Dalam riwayat lainnya, dari Abu Bakr bin Abu Mulaikah,

فكان يؤمها في رمضان في المصحف

Dzakwan mengimami Ibnunda Asisyah dengan membaca mushaf saat bulan ramadhan

Imam Ibnu Qudamah melanjutkan,

واختصت الكراهة بمن يحفظ لأنه يشتغل بذلك عن الخشوع في الصلاة ، والنظر إلى موضع السجود لغير حاجة . وكره في الفرض على الإطلاق ; لأن العادة أنه لا يحتاج إلى ذلك فيها

“Makruh membaca mushaf saat sholat berlaku bagi mereka yang hafal quran (sempuna ataupun cukup, pent). Karena hal ini akan menyibukkan dia dari upaya meraih khusyu’ dalam sholat dan menyebabkannya tidak melihat tempat sujud, tanpa adanya kebutuhan.

Dimakruhkan membaca mushaf saat sholat wajib apapun kondisinya. Karena biasanya saat sholat wajib, seperti ini tidak diperlukan.” (Lihat : Al-Mughni 1/335)

Wallahua’lam bis showab.

Hamalatul Quran Yogyakarta, 8 Ramadhan 1441 H


Ditulis oleh : Ahmad Anshori

Artikel : TheHumairo.com

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here