Panduan Ibadah Untuk yang Sedang Isoman atau Isolasi di RS

Bismillahirrahmanirrahim

Kadang ada orang yang bingung, apa yang harus dilakukan dalam kondisi sakit. Tu buh di atas ranjang, sangat lemah, dan bahkan najis kotorannya belum dibersihkan. Tidak bisa banyak bergerak. Bahkan terkadang tidak bisa melakukan aktivitas apapun. Dia hanya bisa diam dan diam, menunggu jadwal makan dan minum obat.

Wajar saja jika banyak orang sakit yang bosen bahkan stres karena tidak ada kegiatan. Tapi tidak demikian untuk orang yang beri man. Tidak ada istilah waktu kosong tanpa makna. Mereka bisa beribadah kepada Allah sepanjang nafasnya. Mereka bisa mendulang banyak pahala, meskipun sedang di atas ranjang.

Karena anda sedang sakit, tentu tidak bisa melakukan banyak amal sebagaimana ketika sehat. Apalagi amal yang berat-berat. Tapi anda tidak perlu khawatir, Allah Ta’ala mengajarkan kepada kita beberapa amal ri ngan, tapi pahalanya sangat besar. Dan amalan ini sangat memungkinkan untuk dilakukan hamba, sekalipun dalam kondisi sakit.

Berikut diantaranya:

Pertama, Ringan di Lisan, Berat di Timbangan

Silahkan baca kalimat berikut sebanyak-banyaknya,

سبحان الله وبحمده ، سبحان الله العظيم

Subhaanallaahi wa bihamdihi subhaanallaahil ‘adzim

Hadis selengkapnya:

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Ada dua kalimat yang dicintai oleh Allah, ringan di lisan, dan berat ditimbangan: (yaitu bacaan): “subhaanallaahi wa bihamdihi….. (HR. Bukhari 7563).

Kedua, Shalat Dhuha Dua Rakaat = Sedekah 360 kali

Anda bisa mengerjakan shalat dhuha dua rakaat saja, sebisa yang anda lakukan. Boleh sambil duduk, atau sambil tiduran – jika tidak bisa duduk-. Shalat dhuha ini akan menggantikan tanggungan sedekah untuk setiap ruas tulang yang ada di tubuh kita yang jumlahnya 360 ruas.

Hadis selengkapnya:

Dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu, Nabi lallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

يصبح على كل سلامى من أحدكم صدقة فكل تسبيحة صدقة وكل تحميدة صدقة وكل تهليلة صدقة وكل تكبيرة صدقة وأمر بالمعروف صدقة ونهي عن المنكر صدقة ويجزئ من ذلك ركعتان يركعهما من الضحى

Setiap ruas tulang kalian wajib disedeka hi, setiap tasbih, tahmid, tahlil, dan tak bir bernilai sedekah, amar makruf nahi munkar bernilai sedekah, dan semua tang gungan sedekah itu bisa ditutupi dengan dua rakaat shalat dhuha.” (HR. Muslim 1704 & Abu Daud 1287).

Ketiga, Membaca al-Qur’an, Dapat 10 Pahala Perhuruf

Perbanyaklah membaca Al-Quran semampu anda. Dengan membaca Al-Quran, setiap satu huruf kita mendapatkan 10 pahala. Hanya dengan membaca: Bismillahir-rahmanir-ra hiim, yang terdiri dari 20 huruf, kita bisa mendapat sekitar 200 pahala.

Hadis selengkapnya:

Dari Abdullah bin Mas’ud, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

من قرأ حرفا من كتاب الله فله به حسنة والحسنة بعشر أمثالها

Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Al Qur’an maka dia mendapat satu pahala kebaikan. Dan setiap satu pahala itu dilipatkan menjadi 10 kali….” (HR. At Turmudzi 3158, At Thabrani dan disha hihkan al-Albani)

Keempat, berdzikir ketika terba ngun (ngli-lir)

Ketika anda terbangun di malam hari, ingat kan Allah dan baca dzikir apapun, kemudi an berdoalah. Karena doa ketika itu sangat mustajab. Jika anda mampu, anda bisa shalat dua rakaat, kemudian tidur lagi.

Hadis selengkapnya:

Dari Ubadah bin Shamit radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Barangsiapa yang terbangun (nglilir) ke tika tidur malam kemudian dia membaca,

لا إله إلا الله وحده لا شريك له له الملك وله الحمد وهو على كل شيء قدير سبحان الله والحمد لله ولا إله إلا الله والله أكبر ولا حول ولا قوة إلا بالله

kemudian dia beristighfar atau berdo’a maka akan dikabulkan. Jika dia berwudlu kemudian shalat dua rakaat maka shalat nya diterima.” (HR. Bukhari 1154 & Abu Daud 5062)

Kelima, Shalat Sunah 2 Rakaat Se belum Subuh

Jika anda hendak shalat subuh, jangan lupa shalat dua rakaat sebelumnya. Karena pa halanya lebih baik dari pada dunia seisinya.

Dari ‘Aisyah, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

ركعتا الفجر خير من الدنيا وما فيها

Dua rakaat subuh lebih baik dari pada dunia seisinya.” (HR. Muslim 1721)

Keenam, membaca shalawat

Bacalah shalawat yang ringan, seperti: Allahum ma Shalli Wa Sallim Ala Muhammad Atau bacaan shalawat seperti yang anda baca saat tasyahud ketika shalat.

Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

من صلى على صلاة واحدة صلى الله عليه عشر صلوات وحطت عنه عشر خطيئات ورفعت له عشر درجات

Barangsiapa yang membaca shalawat untukku sekali maka Allah akan mem berikan shalawat kepadanya sepuluh kali, dihapuskan sepuluh kesalahan, dan di angkat sepuluh derajat.” (HR. Nasa’i 1305 dishahihkan al-Albani).

Ketujuh, Menjawab adzan dan mem baca do’a setelah adzan

Ketika anda mendengar adzan, dengarkan dan jawablah, kemudian baca doa setelah adzan. insyaaAllah anda akan mendapat syafaat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Doa setelah adzan:

اللهم رب هذه الدعوة التامة والصلاة القائمة آت محمدا الوسيلة والفضيلة وابعثه مقاما محمودا الذي وعدته

Allahumma rabba hadzihid-da’watit-taam mah was shalaatil-qoo-imah aati muham madan al-wasiilata wal-fadhiilah wab’ats-hu maqaamam mahmuuda-nil ladzii wa’attah

Dari Jabir bin Abdillah, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

من قال حين يسمع النداء اللهم رب هذه الدعوة التامة والصلاة القائمة آت محمدا الوسيلة والفضيلة وابعثه مقاما محمودا الذي وعدته إلا حلت له الشفاعة يوم القيامة

Barangsiapa yang membaca do’a berikut setelah mendengarkan adzan: Allahum ma Rabba hadzihid-Da’wati… dst, maka dia berhak mendapat syafaatku pada hari kiamat.” (HR. Bukhari 614)

Kedelapan, Membaca dzikir setiap pagi dan sore

Ada beberapa dzikir dan doa yang sangat dianjurkan untuk dibaca secara rutin setiap pagi, setelah shalat subuh dan sore, seusai shalat ashar.

1. Membaca tasbih

سبحان الله وبحمده

Subhaanallah wa bi-hamdihii

Keutamaan:

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Barangsiapa di waktu pagi dan sore membaca: ‘subahanallah wa bihamdihi 100 kali maka tidak ada seorangpun yang hat datang pada hari kiamat dengan membawa pahala yang lebih baik dari pahala yang dia bawa, kecuali orang yang membaca seperti yang dia baca atau lebih banyak.” (HR. Muslim 2692)

2. Membaca Tahlil

لا إله إلا الله وحده لا شريك له له الملك . وله الحمد وهو على كل شيء قدير

Laa ilaaha illallaah wahdahuu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu, wa huwa ‘alaa kulli syai-in qadiir

Keutamaan:

Dari Abu Ayyub al-Anshari radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Barangsiapa di waktu pagi membaca: Laa ilaaha illallaah wahdahu…dst, 10 kali. Nilainya seperti 4 budak, dicatat untukn ya 10 kebaikan, dihapuskan darinya 10 kesalahan, diangkat derajatnya 10 ting katan, dan bacaan itu menjadi perlind ungan baginya dari setan sampai sore. Dan jika ada orang yang membacanya setelah maghrib, dia juga mendapatkan hal yang sama. .” (HR. Ahmad 8719 dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth)

3. Sayyidul Istighfar (puncak istighfar)

اللهم أنت ربي، لا إله إلا أنت، خلقتنى وأنا عبدك، وأنا على عهدك ووعدك ما استطعت، أعوذ بك من شر ما صنعت، أبوء لك بنعمتك على وأبوء بذنبي، اغفر لى، فإنه لا يغفر الذنوب إلا أنت

Allaa-humma anta rabbii laa ilaaha illa anta khalaqta-nii wa ana ‘abduka wa ana ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika mas-ta-tha’-tu a-uudzu bika min syarri maa shana’thu abuu-u laka bini-mati-ka alayya wa abuu-u laka bi dzam bii fagh-fir-lii fainnahuu laa yagh-firudz dzu nuuba illaa anta

Ya Allah! Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau, Engkaulah yang menciptakan aku. Aku adalah hambaMu. Aku akan setia pada perjanjianku denganMu dan keyakinan ku terhadap apa yang Engkau janjikan, sekuat kemampuanku. Aku berlindung kepadaMu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmatMu kepadaku dan aku mengakui dosaku, oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau.

Keterangan :

1. Makna Sayyidul istighfar As-Sayyid artinya pemimpin atau yang paling mulia.

Sesuatu disebut Sayyid karena dia menjadi rujukan urusan. Dzikir ini disebut sayyidul istighfar, karena dzikir ini mengandung ungkapan makna taubat yang menyeluruh. Di bagian awal, dzikir ini menyebutkan pujian untuk Allah dengan sanjungan yang sangat mulia. Kemudian, dilanjutkan dengan menyebutkan kondisi hamba pada keadaan yang paling lemah. Se hingga, orang yang membaca dzikir ini, berada di puncak sikap menundukkan diri kepada Dzat Yang Maha Agung. Oleh karena itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebut dzikir ini dengan Sayyidul istighfar, karena dialah bacaan istighfar yang paling utama.

2. Aku akan setia pada perjanjianku de ngan-Mu: maksudnya adalah perjanjian
untuk selalu mentauhidkan Allah.

Perjanjian ini Allah terikat melalui pertanyaan Allah kepada semua keturunan Adam, yang disebutkan di surat Al A’raf: 172, dimana Allah berfirman (yang artinya): “Bukankah aku ini Tuhan kalian? Mereka menjawab: Betul.” (QS. Al A’raf: 172)

3. Keyakinanku terhadap apa yang Engkau janjikan: maksudnya, aku yakin bahwa jika aku memenuhi janjiku maka Eng kau akan memenuhi janjiMu berupa surgaMu.

Keutamaan:

Dari Syaddad bin Aus radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

سيد الاستغفار أن تقول اللهم أنت ربي، لا إله إلا أنت، … من قالها من النّهار موقنا بها، فمات من يومه قبل أن يمسي، فهو من أهل الجنة ، ومن قالها من الليل وهو موقن بها، فمات قبل أن يصبح، فهو من أهل الجنة

Sayyidul istighfar adalah bacaan: Allahumma anta rabbii….dst. Barang siapa yang membacanya di siang hari dengan meyakini isinya, kemudian dia meninggal di hari itu sebelum masuk waktu sore maka dia terma suk penduduk surga. Barangsiapa yang membacanya di awal malam dengan meyakini isinya, kemudian dia meninggal sebelum masuk wak tu pagi maka dia termasuk penduduk surga.” (HR. Bukhari 6323)

Allahu a’lam..


Tulisan ini dikutip dari buku berjudul “Untukmu yang Sedang Sakit” karya Ustadz Ammi Nur Baits -hafidzohullah-, diterbitkan oleh : Muamalah Publishing.

Artikel : Thehumairo.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here