Bismillah

Di dalam hadis dari sahabat Sahl bin Sa’ad –radhiyallahu’anhu-, mengabarkan hadis dari Nabi shallallahu’alaihi wa sallam,

Donasi Wakaf

في الجنة ثمانية أبواب فيها باب يسمى: الريان لا يدخله إلا الصائمون

“Di Surga ada delapan pintu, diantaranya ada yang dinamai : pintu Ar Royan, tak ada yang memasukinya kecuali orang-orang yang berpuasa.” (HR. Bukhori)

Dari hadis ini, disimpulkan bahwa pintu surga berjumlah delapan.

Lalu ada kajian para ulama, tentang delapan ini maksudnya apakah pembatasan jumlah; pintu surga hanya ada delapan buah saja, atau delapan ini adalah pintu-pintu utamanya, sehingga masih banyak pintu-pintu surga lainnya karena beberapa hadis menunjukkan jumlah pintu surga, banyak?

Mari kita temukan jawabannya melalui kajian terhadap dua hadis berikut :

Pertama, Hadis Anas bin Malik -radhiyallahu’anhu-.

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

من توضأ فأحسن الوضوء ثم قال ثلاث مرات: أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له, وأشهد أن محمداً عبده ورسوله. إلا فتح له ثمانية أبواب الجنة من أيها شاء دخل

Siapa yang berwudhu kemudian memperbagus wudhunya, kemudian dia mengucapkan doa ini tiga kali:

Asy hadu an laa ilaaha illallah wahdahu laa syariikalah, wa asy hadu anna muhammadan ‘abduhu wa rasuluh.

Melainkan akan dibukakan untuknya delapan pintu surga, kemudian dia dipersilahkan masuk melalui pintu manapun.” (HR. Muslim 234)

Kedua, Hadis Abu Hurairah –radhiyallahu’anhu-.

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam mengabarkan,

لكل أهل عمل باب من أبواب الجنة يدعون بذلك العمل

Setiap amal kebaikan ada pintunya di antara pinti-pintu surga. Mereka akan dipanggil ke sebuah pintu surga dengan nama amalnya. (HR. Ahmad 9799, sanadnya dinilai shahih oleh Al Hafidz Ibnu Hajar dalam Fathul Bari)

Dua hadis di atas tampak menunjukkan informasi berbeda. Yang satu menunjukkan delapan, yang satu menunjukkan lebih. Namun, sudah pasti tak ada kontradiksi dalam syariat Allah yang maha sempurna ilmunya dan maha hikmah. Hadis-hadis di atas sangat mungkin dikompromikan.

Kemudian setelah kita kompromikan, sampailah pada kesimpulan bahwa delapan pintu tersebut maksudnya pintu utama, dan adapun setiap amal ada pintunya di surga, menunjukan masih banyak pintu-pintu yang lain.

Imam Ibnu Hajar Al ‘Asqolani rahimahullah berdalil dengan hadis setiap amal sholih ada pintu surganya, bahwa delapan pintu itu adalah pintu utama atau pintu intinya :

ويحتمل أن يكون بالأبواب التي يدعى منها أبواب من داخل أبواب الجنة الأصلية؛ لأن الأعمال الصالحة أكثر عددًا من ثمانية، والله أعلم

Bisa jadi maksud pintu-pintu itu adalah pintu-pintu utamanya surga. Karena amal sholih jumlahnya lebih dari delapan. Wallahua’lam. (Fathul Bari, 7/28)

Imam Ibnul Qoyyim juga menegaskan dalam bait syairnya,

أبوابها حقًا ثمانية أتت *** في النص وهي لصاحب الإحسان

باب الجهاد وذاك أعلاها وباب الصوم يدعا الباب *** بالريان

ولكل سعي صالح باب **** ورب السعي منه داخل بأمان

Pintu-pintu Surga ada delapan. Seperti yang dijelaskan dalam dalil. Diperuntukkan bagi orang-orang yang baik.

Pintu puasa, yang disebut sebagai pintu Ar Royyan.

Kemudian pintu jihad itulah pintu yang paling mulia.

Dan bagi setiap orang yang berjuang beramal kebajikan, ada pintu yang disiapkan, untuk mereka masuki dengan penuh aman.

(Nazom Al Qosidah An Nuniyyah, hal. 310)

Demikian pula yang disimpulkan oleh
Imam Qurtubi rahimahullah,

هذا يدل على أن أبواب الجنة أكثر من ثمانية

Ini menunjukkan bahwa pintu surga lebih dari delapan…

Semoga bermanfaat, Wallahua’lam bis showab.

__

Disarikan dari ceramah yang disampaikan oleh Syekh Sholih Al Munajjid (pengasuh website IslamQa), Berjudul : Awwalu Masyahid Al Jannah (Pemandangan Pertama di Surga).

Baca Juga:


Ditulis oleh : Ahmad Anshori

Artikel : TheHumairo.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here